Showing posts with label Iwan Fals. Show all posts
Showing posts with label Iwan Fals. Show all posts

Friday, 23 October 2015

MAAF CINTAKU


Versi: Iwan Fals

Ingin kuludahi
Mukamu yang cantik
Agar kau mengerti
Bahwa kau memang cantik

Ingin kucongkel keluar
Indah matamu
Agar engkau tahu
Memang indah matamu

Harus kuakui
Bahwa aku pengecut
Untuk menciummu
Juga merabamu

Namun aku tak takut
Untuk ucapkan
Segudang kata cinta
Padamu

Mengertilah, perempuanku
Jalan masih teramat jauh
Mustahil berlabuh
Bila dayung tak terkayuh

Maaf cintaku,
Aku menggurui kamu

reff:
Mengertilah, perempuanku
Jalan masih teramat jauh
Mustahil berlabuh
Bila dayung tak terkayuh

Maaf cintaku
Aku nasehati kamu

Maaf cintaku
Aku menggurui kamu

Maaf cintaku
Aku nasehati kamu

Maaf cintaku
Aku menggurui kamu
----------------
[ver: lyrics
[id: vlhcbscv]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Maaf Cintaku]
[al: Pop Indo]
[by: Yanilipatro]
[length: 4:26]
[00:01.05]Maaf Cintaku - Iwan Fals
[00:22.05]
[00:24.65]>>>
[00:25.65]>>
[00:26.65]>
[00:27.65]Ingin kuludahi
[00:30.02]Mukamu yang cantik
[00:33.21]
[00:38.53]Agar kau mengerti
[00:41.28]Bahwa kau memang cantik
[00:44.79]
[00:49.23]Ingin kucongkel keluar
[00:52.29]Indah matamu
[00:55.22]
[00:58.29]Agar engkau tahu
[01:00.98]Memang indah matamu
[01:04.04]
[01:09.17]Harus kuakui
[01:11.67]Bahwa aku pengecut
[01:15.82]
[01:19.81]Untuk menciummu
[01:22.51]Juga merabamu
[01:26.13]
[01:30.75]Namun aku tak takut
[01:33.75]Untuk ucapkan
[01:36.32]
[01:39.52]Segudang kata cinta
[01:42.56]Padamu
[01:45.37]
[01:51.06]Mengertilah
[01:58.68]
[02:01.60]Perempuanku
[02:06.88]
[02:11.14]Jalan masih teramat jauh
[02:15.88]Mustahil berlabuh
[02:18.88]Bila dayung tak terkayuh
[02:21.94]
[02:22.56]Maaf cintaku,
[02:27.43]Aku menggurui kamu
[02:31.68]
[03:14.87]>>>
[03:15.87]>>
[03:16.87]>
[03:17.87]Mengertilah
[03:24.12]
[03:28.88]Perempuanku
[03:34.13]
[03:38.82]Jalan masih teramat jauh
[03:42.56]Mustahil berlabuh
[03:46.19]Bila dayung tak terkayuh
[03:48.94]
[03:50.44]Maaf cintaku
[03:53.94]Aku nasehati kamu
[03:58.20]
[04:00.45]Maaf cintaku
[04:04.14]Aku menggurui kamu
[04:09.14]
[04:11.13]Maaf cintaku
[04:14.45]Aku nasehati kamu
[04:18.95]
[04:21.51]Maaf cintaku
[04:24.64]

Monday, 20 July 2015

BUKU INI AKU PINJAM


Versi: Iwan Fals

(dia tahu dia rasa,)
Cinta ini milik kita..

Dikantin depan kelasku,
Disana kenal dirimu..
Yang kini tersimpan dihati,
Jalani kisah sembunyi..

Dihalte itu kutunggu,
Senyum manismu kekasih..
Usai dentang bel sekolah,
Kita nikmati yang ada..

Seperti hari yang lain,
Kau senyum tersipu malu..
Ketika kusapa engkau,
Genggamlah jari,
Genggamlah hati ini..

Memang usia kita muda,
Namun cinta soal hati..
Biar mereka bicara,
Telinga kita terkunci..

Dia tahu dia rasa,
Maka tersenyumlah kasih..
Tetap langkah jangan hentikan,
Cinta ini milik kita..

reff:
Buku ini aku pinjam,
Kan kutulis sajak indah..
Hanya untukmu seorang,
Tentang mimpi-mimpi malam..

Dia tahu dia rasa,
Maka tersenyumlah kasih..
Tetap langkah jangan hentikan,
Cinta ini milik kita..

Dia tahu dia rasa,
Maka tersenyumlah kasih..
Tetap langkah jangan hentikan,
Cinta ini milik kita..
Cinta ini milik kita..
----------------
[ver: lyrics]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Buku Ini Aku Pinjam]
[al: 1910]
[by: Yanilipatro]
[length: 4:30]
[id: kcquhucv]
[00:00.07](dia tahu dia rasa,)
[00:05.83]Cinta ini milik kita..
[00:09.96]
[00:21.06]>>>
[00:22.06]>>
[00:23.06]>
[00:24.06]Dikantin depan kelasku,
[00:28.67]Disana kenal dirimu..
[00:35.70]Yang kini tersimpan dihati,
[00:42.43]Jalani kisah sembunyi..
[00:47.34]
[00:52.13]Dihalte itu kutunggu,
[00:57.80]Senyum manismu kekasih..
[01:04.57]Usai dentang bel sekolah,
[01:10.54]Kita nikmati yang ada..
[01:15.70]
[01:18.48]Seperti hari yang lain,
[01:23.53]Kau senyum tersipu malu..
[01:30.67]Ketika kusapa engkau,
[01:36.46]Genggamlah jari,
[01:40.00]Genggamlah hati ini..
[01:44.99]
[01:47.97]Memang usia kita muda,
[01:53.15]Namun cinta soal hati..
[02:00.12]Biar mereka bicara,
[02:05.40]Telinga kita terkunci..
[02:10.46]
[02:13.62]Dia tahu dia rasa,
[02:19.40]Maka tersenyumlah kasih..
[02:25.87]Tetap langkah
[02:29.55]jangan hentikan,
[02:32.79]Cinta ini milik kita..
[02:36.70]
[02:49.99]>>>
[02:50.99]>>
[02:51.99]>
[02:52.99]Buku ini aku pinjam,
[02:58.78]Kan kutulis sajak indah..
[03:05.32]Hanya untukmu seorang,
[03:10.35]Tentang mimpi
[03:14.10]mimpi malam..
[03:14.71]
[03:18.43]Dia tahu dia rasa,
[03:24.59]Maka tersenyumlah kasih..
[03:31.37]Tetap langkah
[03:33.68]jangan hentikan,
[03:37.46]Cinta ini milik kita..
[03:41.91]
[03:44.59]Dia tahu dia rasa,
[03:50.69]Maka tersenyumlah kasih..
[03:57.22]Tetap langkah
[04:00.40]jangan hentikan,
[04:03.81]Cinta ini milik kita..
[04:07.73]
[04:16.13]Cinta ini milik kita..
[04:21.72]

Wednesday, 27 May 2015

SARJANA MUDA



versi: Iwan Fals

BERJALAN SEORANG PRIA MUDA,
DENGAN JAKET LUSUH DIPUNDAKNYA..
DISELA BIBIR TAMPAK MENGERING,
TERSELIP SEBATANG RUMPUT LIAR..

JELAS MENATAP AWAN BERARAH,
WAJAH MURUNG SEMAKIN TERLIHAT..
DENGAN LANGKAH GONTAI TAK TERARAH,
KRINGAT BERCAMPUR DEBU JALANAN..

ENGKAU SARJANA MUDA,
RESAH MENCARI KERJA,
MENGANDALKAN IJAZAHMU..
EMPAT TAHUN LAMANYA
BERGELUT DENGAN BUKU,
TUK JAMINAN MASA DEPAN..
LANGKAH KAKIMU TERHENTI,
DI DEPAN HALAMAN SEBUAH JAWATAN..

reff:
TERCENUNG LESU ENGKAU MELANGKAH,
DARI PINTU KANTOR YANG DIHARAPKAN..
TERNGIANG KATA TIADA LOWONGAN,
UNTUK KERJA YANG DIDAMBAKAN..

TAK PEDULI BERUSAHA LAGI,
NAMUN KATA SAMA KAU DAPATKAN..
JELAS MENATAP AWAN BERARAH,
WAJAH MURUNG SMAKIN TERLIHAT..

ENGKAU SARJANA MUDA
RESAH TAK DAPAT KERJA
TAK BERGUNA IJAZAHMU..
EMPAT TAHUN LAMANYA
BERGELUT DENGAN BUKU,
SIA SIA SEMUANYA..

SETENGAH PUTUS ASA DIA BERUCAP,
MAAF IBU..
---------------
[ver: lyrics]
[id: zbpcshcv]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Sarjana Muda]
[al: Pop Indo]
[by: Yanilipatro]
[length: 5:00]
[00:01.67]SARJANA MUDA - IWAN FALS
[00:50.67]
[00:53.67]>>>
[00:54.67]>>
[00:55.67]>
[00:56.67]BERJALAN
[01:00.17]SEORANG PRIA MUDA,
[01:04.07]DENGAN JAKET LUSUH
[01:07.19]DIPUNDAKNYA..
[01:11.54]DISELA
[01:14.03]BIBIR TAMPAK MENGERING,
[01:17.51]TERSELIP SEBATANG
[01:21.31]RUMPUT LIAR..
[01:23.98]
[01:26.15]JELAS MENATAP
[01:28.22]AWAN BERARAH,
[01:31.94]WAJAH MURUNG
[01:34.13]SEMAKIN TERLIHAT..
[01:39.29]DENGAN LANGKAH GONTAI
[01:42.03]TAK TERARAH,
[01:45.57]KRINGAT BERCAMPUR
[01:48.50]DEBU JALANAN..
[01:51.97]
[01:56.02]ENGKAU SARJANA MUDA
[02:00.08]RESAH MENCARI KERJA,
[02:04.20]MENGANDALKAN IJAZAHMU..
[02:09.43]EMPAT TAHUN LAMANYA
[02:13.40]BERGELUT DENGAN BUKU,
[02:17.44]TUK JAMINAN MASA DEPAN..
[02:22.93]LANGKAH KAKIMU TERHENTI,
[02:27.46]DI DEPAN HALAMAN
[02:28.87]SEBUAH JAWATAN..
[02:32.31]
[03:08.95]>>>
[03:09.95]>>
[03:10.95]>
[03:11.95]TERCENUNG LESU
[03:16.69]ENGKAU MELANGKAH,
[03:19.06]DARI PINTU KANTOR
[03:21.87]YANG DIHARAPKAN..
[03:27.02]TERNGIANG
[03:28.04]KATA TIADA LOWONGAN,
[03:32.43]UNTUK KERJA YANG
[03:34.81]DIDAMBAKAN..
[03:39.40]TAK PEDULI BERUSAHA LAGI,
[03:46.00]NAMUN KATA SAMA
[03:48.94]KAU DAPATKAN..
[03:53.52]JELAS MENATAP
[03:55.23]AWAN BERARAH,
[03:59.69]WAJAH MURUNG
[04:01.26]SMAKIN TERLIHAT..
[04:06.68]
[04:11.46]ENGKAU SARJANA MUDA
[04:14.45]RESAH TAK DAPAT KERJA
[04:18.24]TAK BERGUNA IJAZAHMU..
[04:24.90]EMPAT TAHUN LAMANYA
[04:28.13]BERGELUT DENGAN BUKU,
[04:31.74]SIA SIA SEMUANYA..
[04:37.03]
[04:40.83]SETENGAH PUTUS ASA
[04:41.33]DIA BERUCAP,
[04:45.74]MAAF IBU..
[04:48.31]

Tuesday, 3 March 2015

WILLY



versi: Iwan Fals

Si anjing liar dari jogjakarta
Apa kabarmu
Kurindu gonggongmu
Yang keras hantam cadas

Si kuda binal dari jogjakarta
Sehatkah dirimu
Kurindu ringkikmu
Yang genit memaki onar

Dimana kini kau berada
Tetapkah nyaring suaramu

Si mata elang dari jogjakarta
Resahkah kamu
Kurindu sorot matamu
Yang tajam belah malam

Dimana runcing kokoh paruhmu
Tetapkah angkuhmu hadang keruh

Masih sukakah kau mendengar
Dengus nafas saudara kita yang terkapar
Masih sukakah kau melihat
Butir keringat kaum kecil yang terjerat
Oleh slogan slogan manis sang hati laknat
Oleh janji janji muluk tanpa bukti

reff:
Dimana kini kau berada
Tetapkah nyaring suaramu
Dimana runcing kokoh paruhmu
Tetapkah angkuhmu hadang keruh

Dimana kini kau berada
Tetapkah nyaring suaramu
Dimana runcing kokoh paruhmu
Tetapkah angkuhmu hadang keruh

Masih sukakah kau mendengar
Dengus nafas saudara kita yang terkapar
Masih sukakah kau melihat
Butir keringat orang kecil yang terjerat
Oleh slogan slogan manis sang hati laknat
Oleh janji janji muluk tanpa bukti
--------------
[versi lyrics]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Willy]
[al: Ethiopia 1986]
[by: Yanilipatro]
[length: 4:59]
[id: zsqlpaca]
[00:01.53]Willy - Iwan Fals
[00:15.53]
[00:17.53]>>>
[00:18.53]>>
[00:19.53]>
[00:20.53]Si anjing liar dari jogjakarta
[00:27.44]Apa kabarmu
[00:33.84]Kurindu gonggongmu
[00:37.75]Yang keras hantam cadas
[00:42.22]Si kuda binal dari jogjakarta
[00:48.75]Sehatkah dirimu
[00:55.23]Kurindu ringkikmu
[00:58.91]Yang genit memaki onar
[01:03.26]Dimana kini kau berada
[01:10.03]Tetapkah nyaring suaramu
[01:17.32]Si mata elang dari jogjakarta
[01:25.16]Resahkah kamu
[01:31.43]Kurindu sorot matamu
[01:35.42]Yang tajam belah malam
[01:39.90]Dimana runcing kokoh paruhmu
[01:46.80]Tetapkah angkuhmu hadang keruh
[01:54.51]Masih sukakah kau mendengar
[02:00.79]Dengus nafas saudara kita yang terkapar
[02:08.27]Masih sukakah kau melihat
[02:15.05]Butir keringat kaum kecil yang terjerat
[02:20.83]Oleh slogan slogan manis sang hati laknat
[02:26.92]Oleh janji janji muluk tanpa bukti
[02:33.15]
[02:58.34]>>>
[02:59.34]>>
[03:00.34]>
[03:01.34]Dimana kini kau berada
[03:06.69]Tetapkah nyaring suaramu
[03:13.65]Dimana runcing kokoh paruhmu
[03:20.43]Tetapkah angkuhmu hadang keruh
[03:26.96]Dimana kini kau berada
[03:32.76]Tetapkah nyaring suaramu
[03:39.47]Dimana runcing kokoh paruhmu
[03:46.38]Tetapkah angkuhmu hadang keruh
[03:53.84]Masih sukakah kau mendengar
[04:00.37]Dengus nafas saudara kita yang terkapar
[04:07.66]Masih sukakah kau melihat
[04:13.62]Butir keringat orang kecil yang terjerat
[04:20.43]Oleh slogan slogan manis sang hati laknat
[04:26.33]Oleh janji janji muluk tanpa bukti
[04:32.37]


Tuesday, 30 December 2014

UJUNG ASPAL PONDOK GEDE



versi: Iwan Fals

DI KAMAR INI, AKU DILAHIRKAN
DI BALAI BAMBU, BUAH TANGAN BAPAKKU..
DI RUMAH INI, AKU DIBESARKAN
DI BELAI MESRA, LENTIK JARI IBU..

NAMA DUSUNKU, UJUNG ASPAL PONDOK GEDE
RIBUN DAN ANGGUN, RAMAH SENYUM PENGHUNI DUSUN..

reff:
KAMBING SEMBILAN, MOTOR TIGA BAPAK PUNYA
LADANG YANG LUAS, HABIS SUDAH SEBAGAI GANTINYA..

SAMPAI SAAT TANAH MOYANGKU,
TERSENTUH SEBUAH RENCANA, DARI SERAKAHNYA KOTA..
TERLIHAT MURUNG WAJAH PRIBUMI,
TERDENGAR LANGKAH HEWAN BERNYANYI..

reff:
DI DEPAN MESJID, SAMPING RUMAH WAKIL PAK LURAH
TEMPAT DULU KAMI BERMAIN, MENGISI CERAHNYA HARI..
NAMUN SEBENTAR LAGI, ANGKUH TEMBOK PABRIK BERDIRI
SATU PERSATU SAHABAT PERGI, DAN TAKKAN PERNAH KEMBALI..

SAMPAI SAAT TANAH MOYANGKU,
TERSENTUH SEBUAH RENCANA, DARI SERAKAHNYA KOTA..
TERLIHAT MURUNG WAJAH PRIBUMI,
TERDENGAR LANGKAH HEWAN BERNYANYI..
-----------
[ver: lyrics]
[id: pqakhaca]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Ujung Aspal Pondok Gede]
[al: Pop Indo]
[by: Yanilipatro]
[length: 5:11]
[00:01.02]Ujung Aspal Pondok Gede - Iwan Fals
[00:24.01]
[00:27.01]>>>
[00:28.01]>>
[00:29.01]>
[00:30.01]DI KAMAR INI,
[00:34.41]AKU DI LAHIRKAN..
[00:40.41]DI BALAI BAMBU,
[00:44.69]BUAH TANGAN BAPAKKU..
[00:52.42]DI RUMAH INI,
[00:55.46]AKU DIBESARKAN..
[01:01.99]DI BELAI MESRA,
[01:07.09]LENTIK JARI IBU..
[01:12.38]
[01:17.04]NAMA DUSUNKU,
[01:20.59]UJUNG ASPAL
[01:23.54]PONDOK GEDE..
[01:27.56]RIBUN DAN ANGGUN
[01:32.00]RAMAH SENYUM
[01:34.23]PENGHUNI DUSUN..
[01:39.41]
[02:00.18]>>>
[02:01.18]>>
[02:02.18]>
[02:03.18]KAMBING SEMBILAN,
[02:07.65]MOTOR TIGA
[02:10.19]BAPAK PUNYA..
[02:15.19]LADANG YANG LUAS
[02:18.83]HABIS SUDAH
[02:20.89]SEBAGAI GANTINYA..
[02:24.43]
[02:29.09]SAMPAI SAAT,
[02:32.97]TANAH MOYANGKU..
[02:37.95]TERSENTUH SEBUAH RENCANA,
[02:42.18]DARI SERAKAHNYA KOTA..
[02:46.78]TERLIHAT MURUNG
[02:49.95]WAJAH PRIBUMI,
[02:52.90]TERDENGAR LANGKAH
[02:55.30]HEWAN BERNYANYI..
[02:58.67]
[03:33.37]>>>
[03:34.37]>>
[03:35.37]>
[03:36.37]DI DEPAN MESJID,
[03:39.80]SAMPING RUMAH
[03:41.90]WAKIL PAK LURAH..
[03:46.02]TEMPAT DULU KAMI BERMAIN
[03:51.80]MENGISI CERAHNYA HARI..
[03:57.89]NAMUN SEBENTAR LAGI,
[04:02.17]ANGKUH TEMBOK
[04:03.97]PABRIK BERDIRI..
[04:08.64]SATU PERSATU
[04:11.13]SAHABAT PERGI,
[04:14.17]DAN TAKKAN PERNAH KEMBALI..
[04:18.52]
[04:24.71]SAMPAI SAAT,
[04:26.96]TANAH MOYANGKU..
[04:33.17]TERSENTUH SEBUAH RENCANA,
[04:36.72]DARI SERAKAHNYA KOTA..
[04:41.13]TERLIHAT MURUNG
[04:43.72]WAJAH PRIBUMI,
[04:47.35]TERDENGAR LANGKAH
[04:49.22]HEWAN BERNYANYI..
[04:52.94]


Saturday, 13 December 2014

CELOTEH CAMAR TOLOL DAN CEMAR



versi: Iwan Fals

Api menjalar, dari sebuah kapal..
Jerit ketakutan,
Keras melebihi gemuruh gelombang
yang datang..

Sejuta lumba lumba mengawasi cemas,
Risau camar membawa kabar,
Tampomas terbakar..
Risau camar memberi salam,
Tampomas II tenggelam..

reff:
Asap kematian, dan bau daging terbakar
Terus menggelepar dalam ingatan..
Hatiku rasa bukan takdir tuhan,
Karena aku yakin itu tak mungkin..

Korbankan ratusan jiwa,
Mereka yang belum tentu berdosa..
Korbankan ratusan jiwa,
Demi peringatan manusia..

Korbankan ratusan jiwa,
Mereka yang belum tentu berdosa..
Korbankan ratusan jiwa,
Demi peringatan manusia..

reff:
(Bukan bukan itu,)
(Aku rasa kita pun tahu..)
(Petaka terjadi,)
(Karena salah kita sendiri..)

Datangnya pertolongan,
Yang sangat diharapkan..
Bagai rindukan bulan,
Lamban engkau pahlawan,
Celoteh sang camar..

Bermacam alasan,
Tak mau kami dengar..
Di pelupuk mata hanya terlihat,
Jilat api dan jerit penumpang kapal..

(Tampomas..) sebuah kapal bekas..
(Tampomas..) terbakar di laut lepas..
(Tampomas..) tuh penumpang terjun bebas..
(Tampomas..) beli lewat jalur culas..
(Tampomas..) hati siapa yang tak panas..
(Tampomas..)..(tampomas..)..(tampomas..)..
(Tampomas..) kasus ini wajib tuntas..
(Tampomas..) koran koran seperti amblas..
(Tampomas..) pahlawanmu kurang tangkas..
(Tampomas..) cukup tamat bilang naas..
-------------
[ver: lyrics]
[id: bwksalca]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Celoteh Camar Tolol dan Cemar]
[al: Pop Indo]
[by: Yanilipatro]
[length: 5:55]
[00:01.86]Celoteh Camar Tolol dan Cemar
[00:44.67]Versi: Iwan Fals
[00:47.67]
[00:48.67]>>>
[00:49.67]>>
[00:50.67]>
[00:51.67]Api menjalar,
[00:55.15]Dari sebuah kapal..
[01:02.77]Jerit ketakutan,
[01:08.61]Keras melebihi
[01:12.84]Gemuruh gelombang,
[01:17.09]Yang datang..
[01:19.78]
[01:26.06]Sejuta lumba lumba
[01:29.53]Mengawasi cemas,
[01:32.76]Risau camar membawa kabar,
[01:37.05]Tampomas terbakar..
[01:42.07]Risau camar memberi salam,
[01:47.97]Tampomas II tenggelam..
[01:53.38]
[02:35.33]>>>
[02:36.33]>>
[02:37.33]>
[02:38.33]Asap kematian,
[02:41.37]Dan bau daging terbakar..
[02:44.86]Terus menggelepar dalam ingatan..
[02:53.18]Hatiku rasa, bukan takdir tuhan
[03:00.25]Karena aku yakin itu tak mungkin..
[03:07.95]Korbankan ratusan jiwa,
[03:10.25]Mereka yang belum tentu berdosa,
[03:14.04]Korbankan ratusan jiwa,
[03:17.08]Demi peringatan manusia..
[03:20.68]
[03:21.67]Korbankan ratusan jiwa,
[03:24.28]Mereka yang belum tentu berdosa,
[03:27.89]Korbankan ratusan jiwa,
[03:30.93]Demi peringatan manusia..
[03:34.72]
[03:47.04]>>>
[03:48.04]>>
[03:49.04]>
[03:50.04](Bukan bukan,)
[03:52.65](Aku rasa kita pun tahu..)
[03:56.00](Petaka terjadi,)
[03:59.11](Karena salah kita sendiri..)
[04:05.64]Datangnya pertolongan,
[04:09.11]Yang sangat diharapkan..
[04:12.34]Bagai rindukan bulan,
[04:16.01]Lamban engkau pahlawan..
[04:19.04]Celoteh sang camar..,
[04:24.89]Bermacam alasan,
[04:28.05]Tak mau kami dengar..
[04:31.47]Di pelupuk mata hanya terlihat,
[04:35.14]Jilat api dan jerit penumpang kapal..
[04:41.47](Tampomas..)
[04:43.30]Sebuah kapal bekas..
[04:48.05](Tampomas..)
[04:50.19]Terbakar di laut lepas..
[04:54.89](Tampomas..)
[04:57.08]Tuh penumpang terjun bebas..
[05:02.34](Tampomas..)
[05:04.04]Beli lewat jalur culas..
[05:09.05](Tampomas..)
[05:11.13]Hati siapa yang tak panas..
[05:15.94](Tampomas..)
[05:18.51]Tampomas.. tampomas..
[05:23.62](Tampomas..)
[05:25.03]Kasus ini wajib tuntas..
[05:30.45](Tampomas..)
[05:31.93]Koran koran seperti amblas..
[05:37.91](Tampomas..)
[05:38.94]Pahlawanmu kurang tangkas..
[05:44.12](Tampomas..)
[05:45.71]Cukup tamat bilang naas..
[05:50.52]


Monday, 18 August 2014

BUNG HATTA



Versi : Iwan Fals

Tuhan terlalu cepat semua,
Kau panggil satu-satunya yang tersisa,         
Proklamator tercinta..
Jujur lugu dan bijaksana,
Mengerti apa yang terlintas dalam jiwa,
Rakyat indonesia..

Hujan air mata dari pelosok negeri,
Saat melepas engkau pergi.
Berjuta kepala tertunduk haru,         
Terlintas nama seorang sahabat,
Yang tak lepas dari namamu..

Terbayang baktimu, terbayang jasamu
Terbayang jelas jiwa sederhanamu..
Bernisan bangga, berkafan doa
Dari kami yang merindukan orang sepertimu..

reff:
Hujan air mata dari pelosok negeri,
Saat melepas engkau pergi..
Berjuta kepala tertunduk haru,         
Terlintas nama seorang sahabat,
Yang tak lepas dari namamu..

Terbayang baktimu, terbayang jasamu
Terbayang jelas jiwa sederhanamu..
Bernisan bangga, berkafan doa
Dari kami yang merindukan orang sepertimu..
--------------
[ver: lyrics]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Bung Hatta]
[al: Pop Indonesia]
[by: Yanilipatro]
[length: 4:09]
[id: cnkikscc]
[00:01.09]Bung Hatta - Iwan Fals
[00:15.09]
[00:17.09]@@@
[00:18.09]@@
[00:19.09]@
[00:20.09]Tuhan, terlalu cepat semua
[00:26.92]Kau panggil satu-satunya 
[00:30.92]yang tersisa,          .
[00:34.51]Proklamator tercinta..
[00:40.61]Jujur, lugu dan bijaksana
[00:47.26]Mengerti apa yang terlintas 
[00:51.77]dalam jiwa,
[00:54.54]Rakyat indonesia..
[01:01.50]Hujan air mata 
[01:03.96]dari pelosok negeri,
[01:08.54]Saat melepas engkau pergi..
[01:15.94]Berjuta kepala tertunduk haru,          .
[01:23.21]Terlintas nama seorang sahabat,
[01:28.56]Yang tak lepas dari namamu..
[01:36.66]Terbayang baktimu, 
[01:40.35]terbayang jasamu
[01:44.18]Terbayang jelas 
[01:47.32]jiwa sederhanamu..
[01:55.82]Bernisan bangga, 
[01:58.57]berkafan doa
[02:02.29]Dari kami yang merindukan orang 
[02:07.97]sepertimu..
[02:12.62]
[02:41.09]@@@
[02:42.09]@@
[02:43.09]@
[02:44.09]Hujan air mata 
[02:46.95]dari pelosok negeri,
[02:50.80]Saat melepas engkau pergi..
[02:58.77]Berjuta kepala tertunduk haru,          .
[03:05.66]Terlintas nama seorang sahabat,
[03:10.95]Yang tak lepas dari namamu..
[03:19.67]Terbayang baktimu, 
[03:23.08]terbayang jasamu
[03:26.82]Terbayang jelas 
[03:29.92]jiwa sederhanamu..
[03:38.33]Bernisan bangga, 
[03:41.14]berkafan doa
[03:45.18]Dari kami yang merindukan orang 
[03:51.34]sepertimu..
[03:55.53]

Thursday, 31 July 2014

DOA PENGOBRAL DOSA



Versi : Iwan Fals

Di sudut dekat gerbong,
Yang tak terpakai..
Perempuan ber make-up tebal,
Dengan rokok di tangan,
Menunggu tamunya datang..

Terpisah dari ramai,
Berteman nyamuk nakal..
Dan segumpal harapan,
Kapankah datang,
Tuan berkantong tebal..

Habis berbatang-batang
Tuan belum datang..
Dalam hati,
Resah menjerit bimbang..

Apakah esok hari,
Anak-anakku dapat makan..
Oh tuhan beri setetes rezeki..
Dalam hati yang bimbang berdoa,
Beri terang jalan anak hamba..
Kabulkanlah, tuhan..

reff:
Terpisah dari ramai,
Berteman nyamuk nakal..
Dan segumpal harapan,
Kapankah datang,
Tuan berkantong tebal..

Habis berbatang-batang
Tuan belum datang..
Dalam hati,
Resah menjerit bimbang..

Apakah esok hari,
Anak-anakku dapat makan..
Oh tuhan beri setetes rezeki..
Dalam hati yang bimbang berdoa,
Beri terang jalan anak hamba..
Kabulkanlah, tuhan..
Kabulkanlah, tuhan..
---------------
[ver: lyrics]
[id: laqiukcc]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Doa Pengobral Dosa]
[al: Pop Indonesia]
[by: Yanilipatro]
[length: 4:28]
[00:01.03]Doa Pengobral Dosa - Iwan Fals
[00:23.03]
[00:26.03]@@@
[00:27.03]@@
[00:28.03]@
[00:29.03]Di sudut dekat gerbong, 
[00:32.93]Yang tak terpakai..
[00:35.72]Perempuan ber make-up tebal, 
[00:40.19]Dengan rokok di tangan,
[00:43.93]Menunggu tamunya datang..
[00:48.54]
[00:51.65]Terpisah dari ramai,
[00:54.95]Berteman nyamuk nakal.. 
[00:58.74]Dan segumpal harapan,
[01:02.40]Kapankah datang, 
[01:05.21]Tuan berkantong tebal..
[01:10.62]Habis berbatang-batang 
[01:14.17]Tuan belum datang..
[01:18.08]Dalam hati, 
[01:20.64]Resah menjerit bimbang..
[01:24.87]Apakah esok hari, 
[01:29.04]Anak-anakku dapat makan..
[01:33.64]Oh tuhan beri setetes rezeki..
[01:42.12]
[01:44.36]Dalam hati yang bimbang berdoa,
[01:51.27]Beri terang jalan anak hamba..
[01:58.30]Kabulkanlah tuhan..
[02:04.53]
[02:26.26]@@@
[02:27.26]@@
[02:28.26]@
[02:29.26]Terpisah dari ramai,
[02:33.04]Berteman nyamuk nakal.. 
[02:36.71]Dan segumpal harapan,
[02:40.26]Kapankah datang, 
[02:43.24]Tuan berkantong tebal..
[02:47.28]
[02:49.26]Habis berbatang-batang 
[02:52.80]Tuan belum datang..
[02:55.98]Dalam hati, 
[02:58.63]Resah menjerit bimbang..
[03:03.35]Apakah esok hari, 
[03:07.03]Anak-anakku dapat makan..
[03:12.99]Oh tuhan beri setetes rezeki..
[03:22.02]Dalam hati yang bimbang berdoa,
[03:28.98]Beri terang jalan anak hamba..
[03:36.13]Kabulkanlah, tuhan..
[03:43.61]Kabulkanlah, tuhan..
[03:50.00]

Sunday, 20 July 2014

YANG TERLUPAKAN



versi : Iwan Fals

Denting piano,
Kala jemari menari,
Nada merambat pelan,
Dikesunyian malam
Saat datang rintik hujan,
Bersama sebuah bayang,
Yang pernah terlupakan..

Hati kecil berbisik,
Untuk kembali padanya..
Seribu kata menggoda,
Seribu sesal didepan mata,
Seperti menjelma,
Waktu aku tertawa,
Kala memberimu dosa..

La la la la.., oh maafkanlah..
La la la la.., oh maafkanlah..

Rasa sesal di dasar hati,
Diam tak mau pergi,
Haruskah aku lari dari,
Kenyataan ini..
Pernah kumencoba tuk sembunyi,
Namun senyummu tetap mengikuti..

reff:
La la la la.., la la la la..
La la la la.., la la la la..

Hati kecil berbisik,
Untuk kembali padanya..
Seribu kata menggoda,
Seribu sesal didepan mata,
Seperti menjelma,
Waktu aku tertawa,
Kala memberimu dosa..

Rasa sesal di dasar hati,
Diam tak mau pergi,
Haruskah aku lari dari,
Kenyataan ini..
Pernah kumencoba tuk sembunyi,
Namun senyummu tetap mengikuti..

(Rasa sesal di dasar hati,)
(Diam tak mau pergi,)
(Haruskah aku lari dari,)
(Kenyataan ini..)
Pernah kumencoba tuk sembunyi,
Namun senyummu tetap mengikuti..

(Rasa sesal di dasar hati,)
(Diam tak mau pergi,)
(Haruskah aku lari dari,)
(Kenyataan ini..)
Pernah kumencoba tuk sembunyi,
Namun senyummu tetap mengikuti..
----------------
[ver: lyrics]
[id: ccohhlcc]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Yang Terlupakan]
[al: Pop Indonesia]
[by: Yanilipatro]
[length: 4:59]
[00:01.08]Yang Terlupakan - Iwan Fals
[00:21.08]
[00:23.58]@@@
[00:24.58]@@
[00:25.58]@
[00:26.58]Denting piano, 
[00:29.37]Kala jemari menari,
[00:34.10]Nada merambat pelan,
[00:37.39]Dikesunyian malam 
[00:40.26]Saat datang rintik hujan,
[00:46.04]Bersama sebuah bayang,
[00:51.26]Yang pernah terlupakan..
[00:56.37]
[01:01.24]Hati kecil berbisik, 
[01:04.95]Untuk kembali padanya..
[01:08.88]Seribu kata menggoda,
[01:11.92]Seribu sesal didepan mata,
[01:16.28]Seperti menjelma,
[01:20.39]Waktu aku tertawa,
[01:24.19]Kala memberimu dosa..
[01:30.09]
[01:34.01]La la la la.., oh maafkanlah..
[01:42.47]La la la la.., oh maafkanlah..
[01:51.30]Rasa sesal di dasar hati,
[01:55.79]Diam tak mau pergi,
[01:59.76]Haruskah aku lari dari,
[02:03.49]Kenyataan ini..
[02:07.36]Pernah kumencoba tuk sembunyi,
[02:14.13]Namun senyummu tetap mengikuti..
[02:19.80](La la la la.., la la la la..)
[02:33.59](La la la la.., la la la la..)
[02:48.14]
[02:53.30]Hati kecil berbisik, 
[02:56.34]Untuk kembali padanya..
[03:00.69]Seribu kata menggoda,
[03:04.18]Seribu sesal didepan mata,
[03:08.47]Seperti menjelma,
[03:11.83]Waktu aku tertawa,
[03:16.06]Kala memberimu dosa..
[03:23.46]
[03:28.80]Rasa sesal di dasar hati,
[03:32.67]Diam tak mau pergi,
[03:36.46]Haruskah aku lari dari,
[03:40.32]Kenyataan ini..
[03:43.86]Pernah kumencoba tuk sembunyi,
[03:50.45]Namun senyummu tetap mengikuti..
[03:55.03](Rasa sesal di dasar hati,)
[03:58.92](Diam tak mau pergi,)
[04:02.71](Haruskah aku lari dari,)
[04:06.26](Kenyataan ini..)
[04:09.56]Pernah kumencoba tuk sembunyi,
[04:17.28]Namun senyummu tetap mengikuti..
[04:21.08](Rasa sesal di dasar hati,)
[04:25.05](Diam tak mau pergi,)
[04:28.72](Haruskah aku lari dari,)
[04:32.33](Kenyataan ini..)
[04:35.81]Pernah kumencoba tuk sembunyi,
[04:42.91]Namun senyummu tetap mengikuti..
[04:47.40](Rasa sesal di dasar hati,)
[04:51.14]

Sunday, 13 July 2014

LONTEKU



versi: Iwan Fals

Hembusan angin malam waktu itu,
Bawa lari ku dalam dekapanmu..
Kau usap luka di sekujur tubuh ini,
Sembunyilah sembunyi ucapmu...
Nampak jelas rasa takut di wajahmu,
Saat petugas datang mencariku..

reff:
Lonteku terima kasih,
Atas pertolonganmu di malam itu..
Lonteku dekat padaku,
Mari kita lanjutkan, cerita hari esok..

Walau kita berjalan dalam dunia hitam,
Benih cinta tak pandang siapa..
Meski semua orang singkirkan kita,
Genggam tangan erat-erat, kita melangkah..

reff:
Lonteku terima kasih,
Atas pertolonganmu di malam itu..
Lonteku dekat padaku,
Mari kita lanjutkan, cerita hari esok

Walau kita berjalan dalam dunia hitam,
Benih cinta tak pandang siapa..
Meski semua orang singkirkan kita,
Genggam tangan erat-erat, kita melangkah..

Lonteku terima kasih,
Atas pertolonganmu di malam itu..
Lonteku dekat padaku,
Mari kita lanjutkan, cerita hari esok..
Lonteku terima kasih,
Atas pertolonganmu di malam itu..
Lonteku dekat padaku,
Mari kita lanjutkan, cerita hari esok..
----------------
[ver: lyrics]
[id: acpzhqcc]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Lonteku]
[al: Pop Indonesia]
[by: Yanilipatro]
[length: 5:54]
[00:01.26]Lonteku - Iwan Fals
[00:57.26]
[01:00.26]@@@
[01:01.26]@@
[01:02.26]@
[01:03.26]Hembusan angin malam waktu itu,
[01:08.10]Bawa lari ku dalam dekapanmu..
[01:16.43]Kau usap luka di sekujur tubuh ini,
[01:22.90]Sembunyilah sembunyi ucapmu...
[01:30.27]Nampak jelas rasa takut di wajahmu,
[01:36.28]Saat petugas datang mencariku..
[01:41.45]
[02:10.61]@@@
[02:11.61]@@
[02:12.61]@
[02:13.61]Lonteku terima kasih,
[02:19.47]Atas pertolonganmu 
[02:22.71]Di malam itu..
[02:28.67]Lonteku dekat padaku,
[02:35.03]Mari kita lanjutkan, 
[02:37.97]Cerita hari esok..
[02:42.29]
[02:47.45]Walau kita berjalan 
[02:51.16]Dalam dunia hitam,
[02:55.36]Benih cinta tak pandang siapa..
[03:02.52]Meski semua orang 
[03:06.26]Singkirkan kita,
[03:10.17]Genggam tangan erat-erat, 
[03:12.92]Kita melangkah..
[03:17.64]
[03:50.03]@@@
[03:51.03]@@
[03:52.03]@
[03:53.03]Lonteku terima kasih,
[03:59.00]Atas pertolonganmu 
[04:01.39]Di malam itu..
[04:08.21]Lonteku dekat padaku,
[04:14.30]Mari kita lanjutkan, 
[04:16.56]Cerita hari esok
[04:20.33]
[04:26.44]Walau kita berjalan 
[04:30.06]Dalam dunia hitam,
[04:34.53]Benih cinta tak pandang siapa..
[04:41.79]Meski semua orang 
[04:45.12]Singkirkan kita,
[04:49.63]Genggam tangan erat-erat, 
[04:52.02]Kita melangkah..
[04:58.22]Lonteku terima kasih,
[05:04.38]Atas pertolonganmu 
[05:06.83]Di malam itu..
[05:13.47]Lonteku dekat padaku,
[05:19.69]Mari kita lanjutkan, 
[05:21.96]Cerita hari esok..
[05:28.40]Lonteku terima kasih,
[05:34.62]Atas pertolonganmu 
[05:37.12]Di malam itu..
[05:42.77]Lonteku dekat padaku,
[05:49.49]Mari kita lanjutkan, 
[05:50.69]Cerita hari esok..
[05:52.41]

Saturday, 5 July 2014

IBU



versi : Iwan Fals

Ribuan kilo,
Jalan yang kau tempuh..
Lewati rintang,
Untuk aku anakmu..

Ibuku sayang,
Masih terus berjalan..
Walau tapak kaki,
Penuh darah penuh nanah..

Seperti udara,
Kasih yang engkau berikan..
Tak mampu ku membalas,
Ibu..
Ibu..

Ingin kudekat,
Dan menangis di pangkuanmu..
Sampai aku tertidur,
Bagai masa kecil dulu..

Lalu doa-doa,
Baluri sekujur tubuhku..
Dengan apa membalas,
Ibu..
Ibu..

reff:
Ribuan kilo,
Jalan yang kau tempuh..
Lewati rintang,
Untuk aku anakmu..

Ibuku sayang,
Masih terus berjalan..
Walau tapak kaki,
Penuh darah penuh nanah..

Seperti udara,
Kasih yang engkau berikan..
Tak mampu ku membalas,
Ibu..
Ibu..
---------------
[ver: lyrics]
[id: aobsvhcc]
[ar: Iwan Fals]
[ti: Ibu]
[al: Pop Indonesia]
[by: Yanilipatro]
[length: 2:54]
[00:01.01]Ibu - Iwan Fals
[00:17.01]
[00:19.01]@@@
[00:20.01]@@
[00:21.01]@
[00:22.01]Ribuan kilo, 
[00:23.91]Jalan yang kau tempuh..
[00:26.65]Lewati rintang, 
[00:29.34]Untuk aku anakmu..
[00:32.26]Ibuku sayang, 
[00:34.80]Masih terus berjalan..
[00:37.55]Walau tapak kaki, 
[00:40.46]Penuh darah penuh nanah..
[00:43.39]
[00:46.31]Seperti udara,
[00:49.69]Kasih yang engkau berikan..
[00:52.92]Tak mampu ku membalas,
[00:55.34]Ibu..
[00:59.45]Ibu..
[01:01.57]
[01:06.15]Ingin kudekat, 
[01:08.93]Dan menangis di pangkuanmu..
[01:12.12]Sampai aku tertidur, 
[01:14.79]Bagai masa kecil dulu..
[01:17.40]Lalu doa-doa, 
[01:20.70]Baluri sekujur tubuhku..
[01:24.32]Dengan apa membalas,
[01:26.67]Ibu..
[01:29.42]Ibu..
[01:31.31]
[01:51.05]@@@
[01:52.05]@@
[01:53.05]@
[01:54.05]Ribuan kilo, 
[01:56.79]Jalan yang kau tempuh..
[01:59.40]Lewati rintang, 
[02:02.27]Untuk aku anakmu..
[02:04.71]Ibuku sayang, 
[02:07.12]Masih terus berjalan..
[02:09.73]Walau tapak kaki, 
[02:12.85]Penuh darah penuh nanah..
[02:15.76]Seperti udara,
[02:18.39]Kasih yang engkau berikan..
[02:21.12]Tak mampu ku membalas,
[02:24.48]Ibu..
[02:28.46]Ibu..
[02:32.44]